Cika Indonesia
Client Sign In
Kereta Cepat, Transportasi Publik yang Mudah dan Terintegrasi
Tuesday, 19 Jan 2016 - 12:28:17
foto: antarafoto.com

CIKANEWS/transportasi - Proyek kereta cepat (High Speed Train/HST) rute Jakarta-Bandung akan mulai dibangun (groundbreaking) pada 21 Januari 2016. Proses groundbreaking yang berlokasi di Walini, Bandung Barat, Jawa Barat ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
Rencananya, ongkos tiket kereta cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142 kilometer (km) akan dibandrol Rp 200.000 per penumpang untuk sekali jalan. Nilai tersebut berlaku saat kereta cepat beroperasi di 2019. "Tarifnya Rp 200.000 di 2019," kata Direktur Pengembangan TOD, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Dwi Windarto.
 
Menurut Dwi, Tarif tersebut bisa lebih murah bila penumpang berangkat dari Stasiun Halim Perdanakusuma (stasiun keberangkatan), dan turun di Stasiun Karawang atau Stasiun Walini. Dari izin trase (rute) sepanjang 142,3 kilometer (km) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diperoleh, kereta cepat Jakarta-Bandung memiliki 4 stasiun dengan 1 dipo. Dipo, lokasi parkir kereta berada di Tegalluar, Bandung.
 
"Kita ada 4 stasiun yakni ada di Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar (seberang Gedebage),"ujar Dwi.
 
Dwi menjelaskan kereta cepat akan beroperasi selama 18 jam setiap harinya. Saat beroperasi, KCIC akan mengoperasikan 2 jenis layanan yakni kereta yang berhenti di setiap stasiun dan kereta express, yang langsung berangkat dari Stasiun Halim di Jakarta Timur ke Stasiun Tegalluar di Bandung atau sebaliknya tanpa transit.
 
"Keretanya juga ada 2 tipe yakni yang langsung (Halim-Tegalluar) dan berhenti di setiap stasiun," sebutnya.
 
Dengan kecepatan 200 km per jam (saat awal beroperasi), waktu tempuh Jakarta-Bandung hanya 45 menit. Waktu tempuh juga bisa ditekan atau diperpendek bila kecepatan kereta dinaikkan, karena kereta dirancang bisa melesat sampai 350 km per jam.
 
Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung juga akan terkoneksi dengan jaringan transportasi massal perkotaan berbasis kereta, Light Rapid Transit (LRT). Untuk area Jakarta, stasiun kereta cepat di daerah Halim, Jakarta Timur akan terkoneksi dengan jaringan LRT Jabodetabek yang dibangun oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
 
Saat turun di Stasiun Halim, penumpang bisa melanjutkan perjalanan keliling Jakarta dengan LRT rute Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang dan Cawang-Dukuh Atas.
 
Untuk sisi Bandung, kereta cepat juga akan terhubung dengan LRT Bandung Raya yang melalui Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat, dan Sumedang. ‎
 
Dengan begitu, masyarakat yang bepergian dengan menggunakan kereta cepat bisa keliling Jakarta dan Bandung dengan mudah karena adanya konektivitas antar moda transportasi.
 
 (DWP - Disadur dari detik.com)

Call us (021) 7591 5993

Please call us at office time 08.00 - 17.00 Monday - Friday

Cika-indonesia.com - Copyright © 2026 All rights reserved.