Kapolri Luapkan Amarah Minta Brimob Penganiaya Pelajar hingga Tewas di Maluku Dihukum Setimpal
Monday, 23 Feb 2026 - 14:26:48
CIKANEWS/TRENDING - Seorang pelajar MTs Arianto Tawakal (14) tewas diduga akibat dipukul pakai helm oleh seorang anggota Brimob, Bripda Masias Siahaya (MS) di kawasan RSUD Maren, Kota Tual, Maluku pada Kamis (19/2) pagi.
Tak hanya memukul Arianto hingga tewas, Bripda Masias Siahaya yang bertugas di Mako Brimob Pelopor C, juga diduga menganiaya kakak Arianto, Nasrim Karim (15) hingga mengalami patah tulang.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungakwa mendalam terhadap keluarga korban dan mengaku marah usai mendengar adanya peristiwa tersebut. Tindakan Bripda Masias Siahaya dinilai menodai marwah institusinya.
"Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai muruah institusi Brimob yang seharusnya melindungi masyarakat," kata Listiyo dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Senin (23/2).
Listyo lantas meminta jajarannya untuk mengusut tuntas dan menjatuhkan hukuman yang setimpal kepada pelaku atas penganiayaan terhadap anak di bawah umur.
"Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku dan menegakkan keadilan bagi keluarga korban," ujarnya. Bagaimana kelanjuranya?