Cika Indonesia
Client Sign In
Menhub: Presiden Ingin PT KAI Jadi Operator LRT Jabodetabek
Thursday, 04 Feb 2016 - 15:59:24
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) meletakkan semen cair, disaksikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (ketiga kiri), saat Groundbreaking Light Rail Transit - Antarafoto.com

CIKANEWS/transportasi - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, Presiden Jokowi menginginkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjadi operator kereta api ringan (Light Rail Transit/LRT) di Jabodetabek.
 
"Presiden telah menghendaki (operator) ditugaskan kepada PT KAI. Jadi tidak usah dilelang, karena bisa memakan waktu yang panjang,"  kata Jonan.
 
Proyek LRT Jabodetabek merupakan pengembangan angkutan massal. Proyek ini didanai 100 persen oleh pemerintah dan tidak melibatkan pihak swasta dalam pembangunannya.
 
"Proyek ini milik pemerintah. Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA)-nya sudah ada di Kementerian Perhubungan," lanjut Jonan.
 
Beberapa hal teknis masih dalam pembicaraan atau kajian, namun Jonan memastikan proyek infrastruktur dengan biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)  tersebut akan berjalan sesuai rencana. 
 
Pengerjaan Proyek ini dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo dan PT Adhi Karya. Proyek  sepanjang 83,6 kilometer ini menghabiskan dana Rp23,8 triliun. Proyek yang terdiri dari dua tahap ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga tahun.
 
Tahap I meliputi lintas layanan Cibubur-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, Cawang-Dukuh Atas dengan 21 stasiun dan panjang 42,1 kilometer. Tahap II lintas pelayanan Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol dengan panjang 41,5 kilometer dengan 10 stasiun.

(YAS)

Call us (021) 7591 5993

Please call us at office time 08.00 - 17.00 Monday - Friday

Cika-indonesia.com - Copyright © 2026 All rights reserved.