foto: Antarafoto.com
CIKANEWS/energi - PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa setelah melakukan revaluasi aset, total aset perusahaan kini berkisar Rp1.100 triliun.
Direktur Utama PLN, Sofyan Basir mengatakan, hasil revaluasi aset ini sangat berdampak besar pada kinerja keuangan PLN. Salah satunya penambahan ekuitas aset perusahaan.
"Tambah Rp500 triliunan, jadi Rp1.100 triliun asetnya. Dampaknya, ya asetnya sudah besar, ekuitasnya jadi tambah ke Rp700 triliun. Kita punya leverage bagus sekali," kata Sofyan, saat rapat panja dengan Komisi VI DPR-RI di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Februari.
Dia menuturkan, dengan tambahan aset sebesar itu, pihaknya saat ini bisa mendapat pinjaman lebih besar untuk pembangunan infrastruktur, khususnya dalam pembangunan jaringan transmisi.
"Dampaknya, ya asetnya sudah besar.
Equity nambah jadi Rp 700 triliun, jadi kita punya leverage bagus sekali. Lalu bisa pinjaman sekitar Rp 1.500 triliun," tutup Sofyan
Meskipun mencatat adanya penambahan aset tersebut, PLN akan tetap mencari pendanaan program kelistrikan yang murah.
"Ya tidak (ada masalah pendanaan proyek), kita tetap cari yang paling murah," ungkap dia.
(MAL)