7 Langkah Pertamina Lancarkan Pasokan BBM Pada Arus Balik 2016
Wednesday, 13 Jul 2016 - 16:14:55
foto: tempo.co
CIKANEWS/energi - Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Wianda Pusponegoro menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja sama erat dengan Pertamina dalam persiapan menghadapi arus balik 2016.
Di antaranya, Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan setempat, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), yang bersama-sama memastikan layanan distribusi BBM kepada masyarakat benar-benar berjalan optimal.
"Kami melakukan persiapan-persiapan terbaik untuk hadapi arus balik nanti. Tentu saja kerjasama erat antara Pertamina dan pemangku kepentingan, seperti Kepolisian, Kemenhub, Dinas Perhubungan setempat, serta BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) sangat diperlukan untuk memastikan layanan BBM kepada masyarakat benar-benar optimal," kata Wianda.
Pada arus balik Lebaran 2016 PT Pertamina melakukan tujuh langkah untuk memastikan kelancaran pasokan BBM kepada masyarakat. Tujuh langkah tersebut adalah:
- Menambah armada dan awak mobil tangki BBM sebanyak 25 pasangan yang bergantian beroperasi selama 24 jam.
- Menambah jumlah petugas operasional terminal BBM, termasuk petugas lapangan, pemantauan stok, dan kondisi lalu lintas.
- Menambah cadangan berbagai jenis BBM di SPBU semaksimal mungkin.
- Menambah volume Pertamax Series kemasan hingga lebih dari 55 KL.
- Menambah portable tank operation (PTO) sebagai "SPBU mobile" yang berisi 6.000 liter, 10 ribu liter, dan 16 ribu liter Pertamax, baik di rest area Jakarta Cikampek KM 49-50, maupun standby di bahu jalan tol Brebes dan Cikampek dengan pengawalan Kepolisian.
- Menambah mobil pick up dan pasukan motor untuk antaran BBM.
- Menambah kekuatan personil untuk pengawalan distribusi BBM dari terminal BBM menuju SPBU.
Sebagai tambahan layanan kepada masyarakat, Winda mengatakan, Pertamina menyiapkan minuman dan makanan ringan gratis dari mini market Bright sebanyak 4.200 paket di beberapa titik di Jawa Tengah.
(YAS)