Cika Indonesia
Client Sign In
2016, KAI Target Pendapatan 20 Triliun
Thursday, 07 Jan 2016 - 15:48:53
foto: Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro - antarafoto.com

CIKANEWS/transportasi - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan pendapatan sebesar Rp 20 triliun sepanjang tahun 2016. Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro saat mengumumkan tentang hasil evaluasi angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 di Gedung Jakarta Railway Center (JRC), Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2015).
 
Target pendapatan ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan target pendapatan pada tahun 2015 lalu yang mencapai Rp 15,7 triliun dengan realisasi pendapatan Rp 13,5 triliun.
 
Menurut Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, peningkatan target pendapatan perseroan memang mengalami lonjakan yang cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
 
Meskipun demikian, Edi mengaku pihaknya bukan tanpa alasan memasang target yang sedemikian agresif.
 
"Di tahun 2014 target pendapatan kita Rp 10,6 triliun dan 2015 Rp 15,7 triliun. Ini memang diletakkan target yang agresif, kalau tidak tercapai maka akan mendekati angka yang mau dicapai itu. Tahun 2016 ini kita target Rp 20 triliun," kata Edi, Rabu (6//2016).
 
Dalam pernyataan kepada media pers terkait hasil evaluasi angkutan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 lalu (6/1) Edi mengatakan, pada 2016, guna mendorong pencapaian target pendapatan yang tinggi, pihaknya akan menggenjot pemasukan dari angkutan barang. Operator perkeretaapian itu membidik sekitar 62,92 juta ton barang pada 2016, atau melonjak 112,5% dari realisasi 2015 yang belum teraudit sebesar 29,6 juta ton.
 
Hal itu karena tahun ini double track di Sumatera Selatan selesai, diharapkan bisa digenjot (angkutan KA barang), jadi kira-kira fokus pendapatan di Sumatera Selatan KA barang. “Jadi, kami memang menggenjot untuk angkutan barang pada 2016. Hal ini didorong dengan pengoperasian jalur ganda di Sumatera Selatan pada tahun ini. Kami optimis angkutan barang akan besar jumlahnya pada tahun ini,” ujarnya.
 
Namun demikian, sambung Edi, pihaknya tetap memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang terangkut pada 2016. Perusahaan pelat merah itu menargetkan 72,3 juta penumpang pada tahun ini, atau mengalami penaikan 5,5% dari realisasi trafik penumpang pada 2015 yang belum teraudit sebesar 68,5 juta penumpang.
 
“Tetapi, untuk pendapatan itu tidak hanya bersumber dari angkutan penumpang dan angkutan barang. Namun, ada juga sumber pendapatan lain, seperti penyewaan aset dan lain sebagainya,” ungkap Edi.

(DWP)

Call us (021) 7591 5993

Please call us at office time 08.00 - 17.00 Monday - Friday

Cika-indonesia.com - Copyright © 2026 All rights reserved.