Cika Indonesia
Client Sign In
Walini, Kawasan Ekonomi Baru Jawa Barat
Monday, 25 Jan 2016 - 10:00:02
foto: twitter Gubernur Jabar Ahmad Heryawan @aheryawan

CIKANEWS/infrastruktur - Pengembangan Kawasan Baru Walini, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi kawasan ekonomi baru seiring dengan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar lima tahun.
 
"Sebetulnya program ini sudah tahun 2009 dibicarakan dan hari ini proyek Kereta Cepat dimulai. Luas lahan untuk Kota Baru Walini yang dimasukkan dalam konsorsium itu seluas 1.270 hektare," kata Direktur Utama PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi, di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2016).
 
Dalam pembangunan Kota Baru Walini, PT KCIC bertindak sebagai konsorsium yang bertugas sebagai pengelola dan pengembangan kawasan baru tersebut.
 
Menurut dia, saat ini pihaknya sedang menyiapkan kontrak dengan konsultan atau ahli untuk menyiapkan "masterplan" (rencana induk) pengembangan kawasan pembangunan Kota Baru Walini yang bersamaan dengan pembangunan Transit Oriented Developmment (TOD) Kereta Cepat di kawasan tersebut.
 
"Semoga bisa selesai dalam waktu dekat sehingga konsultan bisa merancang masterplan dalam waktu tiga bulan," ungkap dia.
 
Ibu Kota Baru
Wacana pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Barat dari Kota Bandung ke kawasan baru Walini, Kabupaten Bandung Barat, kembali mencuat. Hal itu seiring peresmian groundbreaking proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung oleh Presiden Joko Widodo yang dilakukan di Kawasan Perkebunan Teh Walini, Kamis (21/1/2016).
 
"Itu (pemindahan Ibu Kota Provinsi Jabar ke Walini) kan wacana lama sebenarnya," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher di Walini.
 
Aher menuturkan, terkait isu tersebut pihaknya tinggal melakukan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh unsur di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. "Tinggal nanti saya bicara dulu dengan teman-teman di Pemprov Jabar, setuju atau tidak. Kalau setuju pindah, kalau enggak masih betah di sana," katanya.
 
Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Api Cepat Indonesia China (KCIC) Hanggoro Budi yang juga konsonsium pengembangan Kawasan Baru Walini menuturkan kemungkinan pemindahan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat sangat besar. "Karena nanti di sini bisa dikembangkan jadi taman-taman, bisa dihutankan, pusat riset, bahkan pemindahan ibu kota provinsi," katanya.

(KML)

Call us (021) 7591 5993

Please call us at office time 08.00 - 17.00 Monday - Friday

Cika-indonesia.com - Copyright © 2026 All rights reserved.