Tokopedia Dikabarkan akan Tutup, BPKN Ingatkan Hak Konsumen Berlangganan
Thursday, 05 Feb 2026 - 11:03:15
CIKANEWS/TRENDING - Kabar mengenai rencana penutupan aplikasi Tokopedia dan peralihan layanan ke TikTok Shop tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Isu ini mencuat setelah akun X @ecommurz, yang dikenal kerap membagikan informasi seputar industri startup dan e-commerce, mengunggah klaim bahwa Tokopedia akan “dimatikan” dan operasional TikTok Shop akan berjalan melalui aplikasi terpisah.
Rumor tersebut muncul tak lama setelah Melissa Siska Juminto mengakhiri masa jabatannya sebagai Presiden Direktur Tokopedia sekaligus TikTok E-commerce Indonesia.
Hingga kini, TikTok belum memberikan konfirmasi maupun bantahan secara tegas terkait isu tersebut. Juru Bicara TikTok hanya menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia. “Kami terus berinvestasi di Tokopedia dan Indonesia sebagai bagian dari strategi kami untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi yang berkelanjutan,” ujarnya kepada Katadata.co.id, Senin (2/2).
Di tengah ketidakpastian tersebut, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) angkat suara dengan menyoroti potensi dampak terhadap konsumen, khususnya pengguna layanan berbayar Tokopedia PLUS. Ketua BPKN, Mufti Mubarok, menegaskan bahwa perubahan model bisnis, merger, maupun penutupan platform digital tidak boleh merugikan konsumen yang telah membayar layanan di muka.
“Prinsip dasar perlindungan konsumen adalah kepastian hak. Konsumen Tokopedia PLUS telah membayar layanan tertentu dengan manfaat yang jelas, sehingga tidak boleh ada penghapusan sepihak tanpa penyelesaian yang adil,” ujar Mufti, dikutip dari Antara. Bagaimana kelanjutanya?