Tekan Konsumsi Solar Subsidi, Pertamina Akan Luncurkan Solarlite
Tuesday, 23 Feb 2016 - 14:28:31
foto: antarafoto.com
CIKANEWS/energi - Untuk menekan konsumsi solar bersubsidi, PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan bahan bakar jenis baru untuk mesin diesel yaitu Solarlite. Solarlite nantinya akan diposisikan antara Biosolar dan Pertamina DEX. Solar jenis baru ini memiliki spesifikasi lebih baik daripada bahan bakar solar bersubsidi yang dipasarkan saat ini.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja memastikan, Solarlite dicampur dengan bahan bakar nabati (BBN). "Semua jenis solar terkena mandatori BBN 20 persen," jelas Puja.
Bilangan cetane (ukuran tingkat kepekaan terhadap pembakaran) mencapai 51. Lebih tinggi daripada solar bersubsidi yang berkisar antara 46 dan 48 dan terpaut tipis dengan Pertamina Dex dengan bilangan cetane 53.
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengklaim Solarlite lebih ramah lingkungan dibandingkan solar biasa, namun masih kalah dibanding Pertamina Dex yang kandungan sulfurnya hanya 300 ppm. "Karena kadar sulfurnya rendah, yakni 1.000 ppm(parts per million). Sementara solar biasa berkadar sulfur 3.000 ppm." ucapnya.
Rencananya Solarlite akan dibanderol Rp 7.000 per liter, lebih murah daripada Pertamina Dex Rp 9.600 per liter dan lebih mahal dari solar subsidi yang dijual Rp 5.650 per liter.
Ahmad Bambang mengatakan, Maret mendatang, Pertamina akan menguji penggunaan Solarlite untuk angkutan umum dan kendaraan bermotor pribadi bermesin diesel. "Terutama sport utility vehicle (SUV) kelas menengah ke atas yang semakin banyak," katanya.
Ia yakin peluncuran Solarlite tak akan mengganggu program pencampuran solar dengan biodiesel 20 persen (B20), yang menjadi target pemerintah tahun ini. Pertamina akan mengusulkan dua jenis Solarlite: memakai biodiesel atau tanpa campuran biodiesel. "Terserah pemerintah mau pakai yang mana" katanya.
(YAS)