Presiden: Proyek LNG Masela Dibangun di Darat
Thursday, 24 Mar 2016 - 15:52:06
foto: sindonews.com
CIKANEWS/energi - Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan pembangunan proyek pengembangan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) di Blok Abadi, Masela, Maluku dengan skema pipanisasi di darat (onshore).
Beliau mengatakan, proyek Blok Masela merupakan proyek jangka panjang dan menyangkut anggaran ratusan triliun rupiah. Karena itu, setelah menerima banyak masukan dari berbagai pihak dan mempertimbangankan pengembangan ekonomi daerah, maka diputuskan kilang blok abadi tersebut akan dibangun di darat.
"Ini adalah sebuah proyek jangka panjang, tidak hanya setahun, dua tahun, tidak hanya 10 tahun 15 tahun tetapi proyek yang sangat panjang, yang menyangkut ratusan triliun rupiah. Oleh sebab itu, dari kalkulasi, dari perhitungan, dari pertimbangan yang sudah saya hitung, kita putuskan dibangun di darat," jelas Presiden.
Pertimbangan awal yang menyebabkan Jokowi memutuskan membangun kilang di darat adalah pertumbuhan perekonomian di daerah setempat yang terimbas dari adanya pembangunan kilang di Blok Masela. Kedua, juga pembangunan wilayah regional development juga kita ingin agar juga terkena dampak dari pembangunan besar, Proyek Masela ini.
"Kita ingin ekonomi daerah juga ekonomi nasional terimbas dari adanya pembangunan Blok Masela, juga pembangunan wilayah. Kita ingin terkena dampak pembangunan besar proyek Masela," ujar Jokowi.
Pengamat Energi, Pri Agung Rakhmanto, menilai keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan fasilitas pengolahan gas blok Masela, Maluku di darat sebagai bentuk pertimbangan kesejahteraan masyarakat setempat.
Menurut Pri, selain aspek biaya, Jokowi lebih mempertimbangkan manfaat ekonomi yang diberikan dari fasilitas pengolahan gas dibangun di darat, yaitu lebih mendorong kesejahteraan masyarakat daerah.
(YAS)