Kelola Blok Migas Iran, Pertamina-NIOC Akan Teken MoU Pertengahan Juli
Friday, 15 Jul 2016 - 15:38:41
foto: eksplorasi.id
CIKANEWS/energi - PT Pertamina (Persero) menargetkan akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Momerandum of Underdstanding/MoU) dengan National Iranian Oil Company (NIOC) untuk mengelola blok migas di Iran pertengahan Juli ini.
Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam menyatakan, sebelumnya rencana penandatanganan MoU tersebut memang tidak terlaksana lantaran CEO NIOC ada acara lain. Sehingga penandatanganan MoU diundur.
"Tapi karena CEO NIOC ada acara lain makanya acaranya ditunda. Nanti mungkin mereka juga lagi mencari waktu kapan Pak Dwi Soetjipto (Direktur Utama Pertamina) sama CEO-nya bisa, baru kita tanda tangan bareng-bareng," kata Syamsu, usai halal bihalal di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/7/2016).
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengungkapkan, NIOC berminat membangun tangki penyimpanan BBM (tangki timbun/storage BBM) dan kilang minyak. Saat ini Indonesia memang sangat membutuhkan keduanya. Storage diperlukan karena cadangan BBM Indonesia sangat rawan. Cadangan operasional BBM hanya cukup untuk 18-22 hari, sedangkan cadangan strategis belum ada.
"Mungkin di storage atau kilang. Nanti ikut saja apa yang dibutuhkan di Indonesia, kita kan butuh banyak storage BBM," Dwi mengungkapkan.
MoU akan diteken di Iran pertengahan atau akhir Juli 2016. Setelah Nota Kesepahaman sah, pertama-tama kedua perusahaan akan melakukan uji tuntas (due diligence) untuk kerja sama menggarap blok migas di Iran. Kajian dilakukan selama kurang lebih 6 bulan.
(MAL)