Foto: Detik.com
CIKANEWS/perbankan - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Asmawi Syam menyatakan anjungan tunai mandiri (ATM) bersama perbankan pelat merah yakni Bank Mandiri - BRI - BNI46 - BTN siap diluncurkan hari ini (16/12). Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat, akan menjadi lokasi perdana peluncuran ATM bersama dengan tajuk ATM Himbara Link Merah Putih.
"ATM Himbara (Himpunan Bank Negara) meluncur 16 Desember besok di Tanah Abang, di pasarnya," tutur Asmawi di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin (14/12).
Asmawi, yang juga menjabat sebagai ketua Himbara mengungkapkan saat ini akuisisi operator jaringan ATM Bersama Bank BUMN yaitu Artajasa masih berlangsung dan tidak mengalami kendala.
Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Sis Apik Wijayanto mengatakan, sistem informasi teknologi (TI) untuk ATM Himbara Link sudah dapat implementasikan. Sebagai salah satu wujud inovasi, Himbara sepakat menurunkan biaya transfer antarmereka berempat guna mendorong peningkatan transaksi maupun sebagai benefit bagi nasabah.
Senior Electronic Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rahmat Broto Triadji menjelaskan, penetapan tarif di ATM Himbara Merah Putih akan jauh lebih rendah dibandingkan tarif transaksi di ATM pada umumnya."Contohnya tarif transfer di ATM Himbara Link Merah Putih sebesar Rp 4.000 dan tarik tunai Rp 500," tegas dia di Jakarta, Selasa (15/12).
Selain berupa penurun tarif transfer, Sis Apik menyatakan, benefit yang dapat diraih nasabah adalah kemudahan menjangkau lokasi mesin ATM yang lebih luas. Pasalnya, 50 ATM Himbara Link tersebut dapat melayani nasabah dari keempat bank pelat merah. "ATM Himbara Link akan kami sebara di lokasi yang sudah disepakati keempat bank BUMN, seperti di tempat yang selama ini banyak mesin ATM bank kami maupun di wilayah yang belum ada ATM bank pelat merah,” ungkap dia.
Kendati biaya transaksi nasabah lebih murah, keberadaan ATM bersama tidak membuat Asmawi takut pendapatan berbasis biaya (fee based income) BRI berkurang. Pasalnya, ATM bersama diyakini bisa menambah jumlah nasabah yang melakukan transaksi melalui ATM, terutama dari nasabah potensial yang selama ini tidak pernah atau jarang menggunakan ATM.
Selain integrasi ATM, keempat Himbara pun akan melakukan integrasi berupa mesin electronic data captured (EDC). Belum lama ini, Sis Apik memprediksi, kemungkinan bank Himbara akan merealisasikan integrasi mesin ATM lebih dahulu kemudian disusul dengan pembauran EDC. "ATM dulu yang integrasi, tapi mungkin bisa jadi bersamaan pada tahun ini,” tutur dia.
(KML)