Dirut KCIC: Tak Ada Alasan Meragukan Kereta Cepat Tiongkok
Friday, 01 Apr 2016 - 11:21:48
foto: republika.co.id
CIKANEWS/transportasi - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Hanggoro Budi Wiryawan, mengatakan, dari sisi teknologi dan keamanan, tidak ada alasan untuk meragukan kereta cepat Tiongkok.
Tiongkok sudah lama membeli teknologi dari Jerman dan Jepang, lalu mengembangkannya sendiri. Bahkan, berdasarkan Safety Integrity Level, China sudah mencapai 4 poin ketika sejumlah kereta cepat di Eropa rata-rata masih mencapai 3 poin.
"Kalau berbicara soal kecelakaan kereta cepat, rata-rata seluruh negara yang memiliki kereta cepat juga sudah pernah mengalami kecelakaan. Jepang mengalami kecelakaan sebanyak 7 kali sementara China 12 kali. Akan tetapi, Jepang mengalami 7 kecelakaan dari total panjang jalur kereta cepat sepanjang 2.700 km. Sementara China mengalami kecelakaan sebanyak 12 kali dari total panjang jalur sekitar 16.000 km," kata Hanggoro.
Hanggoro mengatakan, jauh sebelum Tiongkok membuat dan mengembangkan kereta cepat pada 2003, ratusan doktor dari Tiongkok sudah disekolahkan ke sejumlah negara yang memiliki teknologi kereta cepat, salah satunya ke Jerman. Tujuannya untuk menguasai teknologi kereta cepat. Dan hasilnya saat ini kereta cepat Tiongkok merupakan yang paling kencang di dunia.
"Kereta cepat Tiongkok yang beroperasi sudah mencapai maksimal 480 km per jam dan sedang uji coba dengan yang 600 km per jam. Sementara yang diuji coba Jepang saat ini mencapai maksimal 500 km per jam. Bila hasil uji coba tersebut berhasil, maka kereta cepat Tiongkok dipastikan merupakan kereta cepat yang paling kencang di dunia. Dengan demikian, dari sisi teknologi dan keamanan, tidak ada alasan untuk meragukan Tiongkok," katanya.
(YAS)